Terjebak

para pencari nyaman terjebak 

diombang ambing lautan dunia

mencari jawaban dibawah sinar rembulan 

tentang masa depan yang penuh rahasia

bintang bintang yang bertaburan hanya bisa melihat sambil menertawakan

atas rasa penasaran yang berujung sebagai pembodohan

yang sebenarnya sudah diatur oleh penciptanya

.

berapa kali aku sudah berniat untuk membuka,tapi waktu selalu menahan "sabar" katanya

.

berparaskan tanda tanya,berkepalakan keraguan

bukan tentang siapakah tuan nya,tapi tentang aku yang kenapa? 

.

bahasa yang kurangkaikan 

mendebu diatas tumpukan kertas

sehingga tak tersampaikan

tersimpan menjadi sebuah rahasia 

.

berteriak menyatakan sebuah rasa

hingga jantungnya mengentak

hingga tersadar bahwa hati nya sudah lama tak bertuan 

.

rasa itu 

antara rindu dan candu

.

kota ini sudah lama ku tinggali

namun masih terasa asing 

.

ketika kepala bertemu kepala 

mereka tidak akan mau mengalah dalam bicara

ketika hati saling merasa 

mungkin tak seindah perandaiannya

ketika sepasang mata bertatap

mungkin sakit saat melihatnya 

saat ingin bersilat lidah

mungkin pahit rasanya

istirahatlah jiwa yang sedang tidak merasa

kembali ketika sudah saatnya 

.

sepasang manusia yang tak utuh dalam cerita cinta

kau yang pernah sulit menghapus rasa

aku yang bahkan belum menghapus luka

siapakah yang akan lebih dulu mendamba

wahai tuan,nona butuh romantisme suasana

namun terlalu angkuh mengakuinya

.

semua yang ku kenal 

sudah terang-terangan dalam berbicara dan menceritakan rasa

sesak rasanya

mereka tak ada yang memendam atau merasakan rasa dalam kesunyian 

mungkin aku belum menemukan sesorang diwaktu yang tepat

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dia Kenapa?

lembar baru